Pasar Skincare Indonesia Tumbuh Pesat, Menembus Rp28,2 Triliun di 2023

Skincare

Pasar skincare di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat pada tahun 2023. Data terbaru menunjukkan bahwa penjualan produk perawatan dan kecantikan di e-commerce mencapai Rp28,2 triliun. Angka ini hampir setengah dari total penjualan sektor Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) di Indonesia.

Produk perawatan wajah (face care) menjadi segmen paling diminati. Segmen ini mencakup 39,4% dari total penjualan produk kecantikan. Kategori ini meliputi pelembab wajah, serum wajah, pembersih wajah, tabir surya, dan masker wajah.

Brand lokal dan internasional berhasil menarik perhatian konsumen dengan penjualan yang kuat. Produk seperti toner dan essence dari brand lokal mencatat ribuan transaksi setiap bulan. Brand internasional seperti Nivea dan Vaseline juga mencatat penjualan signifikan di pasar Indonesia.


Laporan dari Statista memperkirakan bahwa pasar kecantikan dan perawatan diri di Indonesia akan terus tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 5,81% dari tahun 2022 hingga 2027. Potensi besar sektor skincare di Indonesia berkembang seiring meningkatnya kesadaran konsumen akan pentingnya perawatan kulit.

Angka penjualan yang mengesankan dan prospek pertumbuhan yang positif membuat pasar skincare Indonesia menjadi salah satu sektor paling dinamis dan kompetitif di kawasan Asia Tenggara. Pelaku bisnis di sektor ini diharapkan terus berinovasi untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin tinggi dan beragam.