Tak Boleh Ngebut Saat Terabas Banjir Jakarta

Jakarta Banjir

Mengemudikan mobil saat melintasi banjir tidak boleh sembarang injak pedal gas. Ada trik khusus yang mesti dipahami biar mobil tidak terkendala seperti mogok atau terseret arus.

Rekomendasi dari produsen kendaraan, batas ketinggian maksimal genangan air yang bisa dilintasi mobil yakni 30 cm atau sekiranya setengah roda. Bila ketinggian lebih dari itu ada baiknya memilih opsi lain misalnya putar balik atau mencari jalan lain.

Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan mengemudikan mobil di jalur banjir mesti pelan. Tujuannya, kata dia, agar laju mobil tak menciptakan gelombang air atau ombak yang lebih tinggi dari permukaan asli dan batas batas aman yang dianjurkan.


“Kalau ada ombak khawatirnya masuk ke kabin, mesin, airnya dan masuk ke air intake. Makanya harus pelan saat lewat genangan,” kata Sony

Sony menjelaskan pelan yang dimaksud berkisar 5-10 km per jam, tidak kurang atau lebih.

“Tidak digas-gas, tidak setengah kopling, pakai gigi satu, konstan pelan. Jangan takut air masuk ke knalpot, karena tekanan dari mesin itu besar,” ucap Sony.

Pada mobil bertransmisi otomatis, disarankan memilih berkendara menggunakan gigi rendah seperti pilihan ‘L’ pada tuas transmisi. Disarankan tidak memindahkan posisi transmisi agar kecepatan terjaga serta putaran mesin tetap bertahan.

Saat putaran mesin bertahan, knalpot yang posisinya rendah atau kemungkinan terendam genangan air bisa terjaga dari kemasukan air karena dorongan gas buang. Risiko kemasukan air dalam knalpot yakni mogok.

Atur Jarak

Selanjutnya jangan lupa juga mengatur jarak dengan kendaraan di depan agar bisa memberikan sedikit waktu untuk menganalisa kemudian mengambil keputusan pada potensi hal buruk.

Selain itu terlalu dekat dengan kendaraan lain di depan juga memungkinkan lebih banyak menginjak rem yang akan membuat putaran mesin turun. Usahakan menjaga momentum kecepatan saat melintasi banjir.

Saat melintasi banjir pengemudi direkomendasikan tetap tenang dan jangan panik.

Pastikan juga jalan banjir yang dilalui bersih dari lubang sehingga mobil Anda tidak terperosok. Menghindari lubang bisa dengan cara mengamati mobil lain yang sudah lebih dahulu lolos dari banjir.

Jika sudah keluar dari genangan atau banjir, jangan langsung tancap gas. Usai terendam air umumnya sistem pengereman kurang optimal, butuh waktu beberapa saat sampai berfungsi normal.

Write a comment

Your email address will not be published. All fields are required

Your email address will not be published.